Sabtu, 02 Januari 2010

meningkatkan bandwith

Bagi anda pengguna Windows XP, mungkin sedikit yang mengetahui bahwa 20% dari bandwidth yang anda miliki, digunakan oleh microsoft demi kepentingannya. Dan dengan sedikit tips ini, kita akan merebut hak kita yang di curi microsoft http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif

Langkah - langkah:

1. Klik Start - Run kemudian ketik gpedit.msc
2. Secara default anda akan dihadapkan pada group policy editor
3. Kemudian masuk ke Local Computer Policy
4. Computer Configuration lalu pilih Administrative Templates - Network - QOS Packet Scheduler - Limit Reservable Bandwidth
5. Pada limit reservable bandwidth klik 2 kali dan pilih enable, dan pada Bandwidth Limit % masukan angka 0 ( Kosong).
6. Close gpedit dan restart komputer anda. Selesai.. !!


trimis,,
Read rest of entry

enata Data pada PC

Untuk menata data pada PC, yang perlu anda lakukan adalah merapikan dan membuang sampah yang tidak diperlukan pada PC, agar PC bisa bekerja lebih baik. XP sendiri telah menyediakan tools Disk Defragmenter (untuk merapikan data) dan Disk Clean Up (untuk membuang sampah pada PC)
Disk Defragmenter
Ibarat lemari buku dengan banyak buku yang berantakan maka anda perlu untuk merapikan isi lemari tersebut, begitu pula dengan hard disk jika tidak pernah dirapikan maka akan banyak data-data atau file-file yang berserakan. Untuk merapikan data atau file anda bisa mengakses Disk Defragmenter dari menu [Start] > [All Programs] > [System Tools] > [Disk Defragmenter]. Perlu tidaknya penataan file, bisa anda periksa dengan menekan tombol [Analyze] dan jika muncul pernyataan “You Should defragment this volume” maka anda perlu melakukan penataan file, klik saja [Defragment]. Proses penataan file ini bisa berlangsung cukup lama tergantung dari kapasitas dari hardisk
Disk Cleanup
Disadari atau tidak, semakin banyak aktivitas PC maka semakin banyak pula file-file sampah yang menumpuk pada PC sehingga dapat menyebabkan sistem menjadi “bingung” ketika harus mendata dan mengakses file penting. Anda bisa memanfaatkan Disk Cleanup dalam menu [Start] > [All Programs] > [Accessories] > [System Tools]. Klik OK untuk melakukan pemindaian setelah itu Disk Cleanup akan memberikan daftar file yang tidak terpakai, anda bisa memilih yang akan anda buang dengan memberi tanda centatang mulai dari Downloaded Program File, Temporary Files dan yang lainnya
Meskipun Windows XP sudah menyediakan Tools Disk Defragmenter dan Disk Cleanup namun hasilnya kurang maksimal. Anda bisa menggunakan aplikasi dari pihak ketiga atau yang lebih dikenal dengan Software hehe… denan menggunakan semacam software Defragmenter dan Disk Cleanup maka data anda bisa tertata lebih rapi dan PC anda lebih bersih dari pada menggunakan tools bawaan windows.
Jika belum punya softwarenya, pakai yang ada dulu aja hehe…
Read rest of entry

cara mengganti backround w.explorer tanpa menggunakan software


Tidak hanya pada desktop saja yang bisa diberi background, pada Windows XP, Windows explorer yang secara default mempunyai tampilan serba putih juga bisa diberi background seperti layaknya pada desktop.
Untuk memberi background pada jendela explorer, yang dibutuhkan adalah hanya Notepad dan gambar untuk dijadikan background
Buka Notepad anda dan ketikan kode berikut ini
[extshellfolderviews]
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}
[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
Attributes=1
Iconarea_Image=Image name.jpg
Iconarea_Text=0x000000
[.ShellClassinfo]
confirmfileop=0
Pada Image name, anda bisa menggantinya dengan nama dari gambar yang akan digunakan sedangkan .jpg bisa anda ganti dengan format file gambar yang anda gunakan seperti BMP atau PNG. Misalnya anda mempunyai file gambar dengan nama Sky.png maka kode tersebut akan jadi seperti ini
[extshellfolderviews]
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}
[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
Attributes=1
Iconarea_Image=sky.png
Iconarea_Text=0x000000
[.ShellClassinfo]
confirmfileop=0
Jika sudah simpan file tersebut di tempat windows explorer yang ingin anda berikan background, misalnya pada drive D:/ maka simpan file tersebut di drive D, klik File > Save as, kemudian pada tab save in, pilih drive D sebagai tempat penyimpanan
setelah itu beri nama file tersebut dengan nama desktop.ini dan pada tab save as type pilih All Files
Masih belum selesai, gambar yang dijadikan background harus dlietakan pada jendela yang sama dengan file desktop.ini (dalam contoh ini di drive D) maka copy gambar yang akan digunakan pada drive D:/ dan refresh windows explorer anda. maka hasilnya seperti screenshoot diatas
Read rest of entry

Jumat, 01 Januari 2010


Tutorial Jaringan kali ini erat sekali hubungannya dengan tutorial penulis sebelumnya, yakni mengenai “Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross”, sehingga sebelum membaca artikel ini lebih lanjut, penulis sarankan untuk membaca artikel tersebut.
Bagi seorang yang memiliki akses internet di rumah mungkin pernah menemui kasus seperti bagaimana caranya membagi koneksi internet hanya untuk 2 pc. Bisa saja menggunakan switch atau hub, kemudian memasangkan kabel modem adsl ke dalam switch atau hub tersebut kemudian membagi koneksi berdasarkan topologi jaringan star. Penulis rasa ini hanya menghabiskan resource saja, dan dana yang keluar tentunya lebih besar lagi. Kira-kira gambarannya adalah seperti ini :



Dibutuhkan satu buah switch, sekitar beberapa minggu yang lalu penulis cek harga hub 8 port itu sekitar Rp 250 ribu. Sad, dan dibutuhkan 2 kabel jenis strike, di tambah 4 buah RJ 45, hmmm... berapa kira-kira dana yang habis di keluarkan ?? Kurang lebih sekitar Rp 270 ribu. Sad Mungkin bisa kurang. Tergantung yang jual temen atau bukan. Harga temen sekitar ... Lah jadi jualan ?? :D~~
Beda halnya jika kita menggunakan topologi bus yang hanya membutuhkan satu buah lan card tambahan, dipasang pada salah satu pc, dan satu buah kabel jenis cross, tentunya bisa meminimalisir biaya yang akan dikeluarkan, satu buah lan card harganya sekitar Rp 45 ribu. Sisanya bisa dipakai untuk pedi cure dan medi cure ... :D~~ Ya, kira-kira gambaran dari topologi bus yang dapat meminimalisir pengeluaran, seperti ini :



Hanya dibutuhkan satu buah lancard tambahan, dan satu buah kabel cross. Lan card tambahan dipasang di salah satu pc, dan pc ini harus terhubung secara langsung ke modem adsl, seperti pada gambar di atas. Dengan kata lain, 2 lan card inilah yang nantinya akan dijadikan sebagai bridge. Perlu diketahui bridge dalam windows XP biasanya hanya memiliki satu alamat IP.
Penulis tegaskan kembali, teknik yang satu ini berbeda dengan teknik ketika anda membuat dial connection type PPoE (biasanya digunakan pada broadband ADSL). Dial connection langsung dari PC berakibat pc yang mendial connection tersebut akan memiliki IP Public. Nah itu adalah alasan penulis membuat artikel ini. Dengan kata lain, pada teknik ini yang memiliki ip public nantinya adalah si modem itu sendiri. Bukan PC yang melakukan Dialing connection. PC di sini hanya berfungsi sebagai bridge saja. Bukan mendial connection.
Setelah terpasang jaringan seperti pada gambar, langkah selanjutnya adalah menyetting komputer yang memiliki 2 lan card tersebut.

1. Klik Start > Run > ketik Regedit [enter]
2. Masuk ke : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
3. Ubahlah Nilai dari “IPEnableRouter” menjadi 1
4. Tutup Regedit.
5. Restart PC.
Langkah selanjutnya adalah membuat bridge dari 2 LAN Card pada pc tersebut. Caranya adalah, masuk ke Control Panel  Network Connection, kemudian klik kanan dan pilih bridge connection.





Tunggu sebentar hingga terdapat 1 koneksi baru, yaitu network bridge.




Kemudian klik kanan Network Bridge tersebut, pilih properties, pada adapters centang 2 lancard yang akan dijadikan bridge,




pada This Connection Use the following items, pilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian klik button Properties. Untuk pengisian IP Address, di haruskan 1 class dengan modem adsl, pada gambar ini terlihat, PC yang di jadikan Bridge mempunyai IP, 192.168.1.2, dan Modem ADSL sebagai Gatewaynya adalah 192.168.1.1, Preferres DNS server di sini adalah DNS milik ISP.




Selesai kemudian Ok.

Selanjutnya adalah settingan pada client, yakni di haruskan untuk menggunakan IP Class yang sama dengna bridge, anda bisa menggunakan 192.168.1.3 – 192.168.1.254, dengan Default Gatewaynya mengarah kepada Bridge, yakni 192.168.1.2, dan DNS Server mirip dengan propertiesnya bridge. Ya, selesai, anda sudah dapat menggunakan fasilitas bridge ini untuk berinternet ria.

Terima Kasih.
Read rest of entry

visitor

free counters